Skip to main content

Bupati Aceh Barat Tinjau Program Ketahanan Pangan dan Gotong Royong di Gampong Kuta Padang

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,. MM. bersama Plt. Sekretaris Daerah Dr. Ir. Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN. Eng. beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Gampong Kuta Padang pada Jumat, 12 Juni 2026. Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan gotong royong bersama masyarakat serta peninjauan program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan oleh gampong setempat.

Kegiatan diawali dengan gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Muspika kecamatan, perangkat gampong, serta masyarakat. Gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa semangat gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Gotong royong bukan hanya kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan dalam mendukung kemajuan gampong,” ujar Bupati.

Usai mengikuti kegiatan gotong royong, Bupati bersama rombongan meninjau lokasi program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan di Gampong Kuta Padang. Program tersebut meliputi budidaya ikan air tawar dan penanaman berbagai jenis pohon yang memiliki nilai ekonomi serta manfaat bagi kelestarian lingkungan.

Pada lokasi budidaya ikan air tawar, Bupati melihat secara langsung perkembangan usaha yang dikelola masyarakat. Program ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga dan Pendapatan Asli Gampong.

Selain itu, rombongan juga meninjau area penanaman pohon yang merupakan bagian dari upaya penghijauan dan konservasi lingkungan. Penanaman pohon tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat gampong.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Camat Johan Pahlawan, Irwan M.Si, yang ikut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap program-program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan guna mendorong percepatan pembangunan di tingkat gampong.

Sementara itu, Keuchik Gampong Kuta Padang, Syafrizal, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan merupakan salah satu program unggulan dirinya dan menempatkan Dana Desa sebagai prioritas utama untuk kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan untuk kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi motivasi bagi pemerintah gampong dan masyarakat untuk terus mengembangkan program tersebut.

Pendamping Lokal Desa, Muammar Ikram, turut hadir, menyatakan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait. Ia berharap program yang telah berjalan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga dan dapat memperoleh Pendapatan Asli Gampong.

Kunjungan kerja Bupati Aceh Barat ke Gampong Kuta Padang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Melalui kegiatan gotong royong serta peninjauan program ketahanan pangan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan gampong yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Selain itu, program budidaya ikan air tawar dan penanaman pohon yang sedang dikembangkan diharapkan dapat menjadi contoh bagi gampong-gampong lain di Kabupaten Aceh Barat dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. By- Muammar Ikram (PLD)



Comments

Popular posts from this blog

Kunjungan Tim PRR Kemendagri ke kecamatan Woyla: Pantau Pemulihan Pasca Banjir di Desa Ie Itam Baroh dan Ranto Panyang

Aceh Barat - Kecamatan Woyla menjadi fokus perhatian pemerintah pusat pasca bencana banjir 2025. Tim Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana (PRR) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melakukan kunjungan kerja langsung ke Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Jumat 9 Oktober 2026 Dalam kunjungan tersebut, Tim PRR Kemendagri didampingi oleh DPMG Kab, Camat Woyla, dan TPP, mengunjungi dua desa yang terdampak banjir pada akhir tahun 2025, yaitu Desa Ie Itam Baroh dan Desa Ranto Panyang. Kondisi di Lapangan Di Desa Ie Itam Baroh, tim meninjau langsung kerusakan infrastruktur jalan lingkungan, saluran drainase yang tersumbat lumpur sisa banjir, serta beberapa rumah warga yang masih dalam tahap perbaikan. Sementara di Desa Ranto Panyang, fokus peninjauan pada lahan persawahan warga yang sempat terendam dan fasilitas umum desa. Tim juga berdialog langsung dengan Keuchik, perangkat desa, dan warga terdampak. Namun karena kunjungan dilakukan setelah satu tahun setelah bencana maka kon...

Peningkatan kualitas pendamping dalam mendampingi BUMDES.

Peningkatan kapasitas pendamping adalah proses memperkuat Pendamping dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.  Peningkatan kapasitas pendamping bertujuan agar pendamping mampu menjalankan peran pendampingan secara lebih efektif, adaptif, dan berdampak. Dalam pendampingan desa, peningkatan kapasitas dapat mencakup pemahaman tentang perencanaan pembangunan desa, pengelolaan keuangan, pemberdayaan masyarakat, fasilitasi musyawarah, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, aspek soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah juga sangat penting untuk diperkuat.Dalam hal ini peningkatan kualitas pendamping melalui peningkatan kapasitas terus dilakukan secara berjenjang, serta penguatan  yang diberikan sesuai dengan tahapan dan kebutuhan lapangan, misalnya Pemanfaatan Dana Desa, pemeringkatan bumdes, serta Laporan keuangan Bumdes. Semua yang diberikan ini diharapkan dapat menambah kemampuan dan rasa percaya diri pendamping dala...

Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan di Desa

Rapat Kordinasi TPP Aceh Barat dengan DPMG Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan pada tanggal        2 Juni 2026 di Aula DPMG Kab. Peserta Rakor, Sekdis DPMG, TAPM, PD dan PLD dengan agenda rapat : 1. Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG 2. Penyampaian progress penginputan Bumdes berbadan Hukum 3. Sosialisasi penggunaan DRP V3 4. Penyampaian progres Input data Peningkatan Kapasitas Penyaampaaian Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG disampaikan oleh Sekretaris DPMG yaitu : Penyaluran Dana Desa, ADG dan DBH. Penyaluran Dana desa tahap 1 sudah semua desa yaitu 321 desa dan masih ada 7 desa lagi yang belum bisa menggunakan dana desa karena belum melakukan posting APBG. Penyaluran Dana Desa tahap II SP2D yang sudah terbit 144 desa, sedangkan ADG dapat diajukan setiap bulan selama 12 bulan dan DBH untuk alokasi semua desa sudah ada hanya menunggu terbitnya perbup tentang penetapan DBH.  Penyampaian progres bumdes berbadan hukum yaitu menyampaikan jumlah Bumdes...