Skip to main content

Kegiatan Posyandu ILP di Gampong Rundeng Kec Johan Pahlawan

Pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di desa gampong Rundeng merupakan salah satu upaya pemerintah desa mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara menyeluruh. Kegiatan Posyandu ILP dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan melibatkan kader posyandu, bidan desa, petugas puskesmas, serta partisipasi aktif masyarakat. Posyandu ILP tidak hanya melayani ibu hamil dan balita, tetapi juga mencakup seluruh siklus kehidupan mulai dari bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan dengan penimbangan dan pengukuran, pencatatan hasil pemeriksaan, pelayanan kesehatan, serta penyuluhan kesehatan. Berbagai layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi, pemberian vitamin, pemeriksaan tekanan darah, skrining penyakit tidak menular, edukasi gizi, pencegahan stunting, serta konsultasi kesehatan bagi masyarakat

Keberadaan Posyandu ILP memberikan banyak manfaat bagi masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan terpadu. Posyandu ILP juga berperan penting dalam mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan, mencegah terjadinya stunting pada anak, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat, serta membantu pemantauan kesehatan ibu, anak, dan lansia secara berkelanjutan. Selain itu, Posyandu ILP mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan promotif dan preventif yang dilaksanakan secara berkesinambungan

Dengan adanya Posyandu ILP, masyarakat Gampong Rundeng semakin aktif dalam menjaga kesehatan keluarga. kerjasama pemerintah desa, kader kesehatan, puskesmas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Posyandu ILP dalam mewujudkan masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera. 




Comments

Popular posts from this blog

Kunjungan Tim PRR Kemendagri ke kecamatan Woyla: Pantau Pemulihan Pasca Banjir di Desa Ie Itam Baroh dan Ranto Panyang

Aceh Barat - Kecamatan Woyla menjadi fokus perhatian pemerintah pusat pasca bencana banjir 2025. Tim Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana (PRR) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melakukan kunjungan kerja langsung ke Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Jumat 9 Oktober 2026 Dalam kunjungan tersebut, Tim PRR Kemendagri didampingi oleh DPMG Kab, Camat Woyla, dan TPP, mengunjungi dua desa yang terdampak banjir pada akhir tahun 2025, yaitu Desa Ie Itam Baroh dan Desa Ranto Panyang. Kondisi di Lapangan Di Desa Ie Itam Baroh, tim meninjau langsung kerusakan infrastruktur jalan lingkungan, saluran drainase yang tersumbat lumpur sisa banjir, serta beberapa rumah warga yang masih dalam tahap perbaikan. Sementara di Desa Ranto Panyang, fokus peninjauan pada lahan persawahan warga yang sempat terendam dan fasilitas umum desa. Tim juga berdialog langsung dengan Keuchik, perangkat desa, dan warga terdampak. Namun karena kunjungan dilakukan setelah satu tahun setelah bencana maka kon...

Peningkatan kualitas pendamping dalam mendampingi BUMDES.

Peningkatan kapasitas pendamping adalah proses memperkuat Pendamping dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.  Peningkatan kapasitas pendamping bertujuan agar pendamping mampu menjalankan peran pendampingan secara lebih efektif, adaptif, dan berdampak. Dalam pendampingan desa, peningkatan kapasitas dapat mencakup pemahaman tentang perencanaan pembangunan desa, pengelolaan keuangan, pemberdayaan masyarakat, fasilitasi musyawarah, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, aspek soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah juga sangat penting untuk diperkuat.Dalam hal ini peningkatan kualitas pendamping melalui peningkatan kapasitas terus dilakukan secara berjenjang, serta penguatan  yang diberikan sesuai dengan tahapan dan kebutuhan lapangan, misalnya Pemanfaatan Dana Desa, pemeringkatan bumdes, serta Laporan keuangan Bumdes. Semua yang diberikan ini diharapkan dapat menambah kemampuan dan rasa percaya diri pendamping dala...

Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan di Desa

Rapat Kordinasi TPP Aceh Barat dengan DPMG Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan pada tanggal        2 Juni 2026 di Aula DPMG Kab. Peserta Rakor, Sekdis DPMG, TAPM, PD dan PLD dengan agenda rapat : 1. Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG 2. Penyampaian progress penginputan Bumdes berbadan Hukum 3. Sosialisasi penggunaan DRP V3 4. Penyampaian progres Input data Peningkatan Kapasitas Penyaampaaian Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG disampaikan oleh Sekretaris DPMG yaitu : Penyaluran Dana Desa, ADG dan DBH. Penyaluran Dana desa tahap 1 sudah semua desa yaitu 321 desa dan masih ada 7 desa lagi yang belum bisa menggunakan dana desa karena belum melakukan posting APBG. Penyaluran Dana Desa tahap II SP2D yang sudah terbit 144 desa, sedangkan ADG dapat diajukan setiap bulan selama 12 bulan dan DBH untuk alokasi semua desa sudah ada hanya menunggu terbitnya perbup tentang penetapan DBH.  Penyampaian progres bumdes berbadan hukum yaitu menyampaikan jumlah Bumdes...