Skip to main content

Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Lapang melalui Budidaya Cabai

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di Gampong Lapang kecamatan Johan Pahlawan, Pendamping Desa melakukan koordinasi bersama Keuchik dan pengurus BUMDes/BUMG terkait persiapan dan pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman cabai.

Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan program ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara terencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal terkait pelaksanaan kegiatan, antara lain kesiapan lokasi dan lahan, penyediaan bibit tanaman cabai, kebutuhan sarana dan prasarana, pengelolaan kegiatan, serta pembagian tugas dan tanggung jawab antara pihak-pihak yang terlibat.

Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada Pemerintah Gampong dan pengurus BUMDes/BUMG agar kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan serta memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan keberlanjutan.

 tanaman cabai diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga dapat menjadi salah satu kegiatan ekonomi produktif yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki Gampong.

Melalui koordinasi dan pendampingan yang dilakukan sejak tahap persiapan, diharapkan pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan melalui budidaya cabai dapat berjalan dengan baik, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga masa panen, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Gampong dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama Pemerintah Gampong, BUMDes/BUMG dan Pendamping Desa dalam mendorong penguatan ketahanan pangan sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal Gampong



Comments

Popular posts from this blog

Peningkatan kualitas pendamping dalam mendampingi BUMDES.

Peningkatan kapasitas pendamping adalah proses memperkuat Pendamping dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.  Peningkatan kapasitas pendamping bertujuan agar pendamping mampu menjalankan peran pendampingan secara lebih efektif, adaptif, dan berdampak. Dalam pendampingan desa, peningkatan kapasitas dapat mencakup pemahaman tentang perencanaan pembangunan desa, pengelolaan keuangan, pemberdayaan masyarakat, fasilitasi musyawarah, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, aspek soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah juga sangat penting untuk diperkuat.Dalam hal ini peningkatan kualitas pendamping melalui peningkatan kapasitas terus dilakukan secara berjenjang, serta penguatan  yang diberikan sesuai dengan tahapan dan kebutuhan lapangan, misalnya Pemanfaatan Dana Desa, pemeringkatan bumdes, serta Laporan keuangan Bumdes. Semua yang diberikan ini diharapkan dapat menambah kemampuan dan rasa percaya diri pendamping dala...

Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan di Desa

Rapat Kordinasi TPP Aceh Barat dengan DPMG Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan pada tanggal        2 Juni 2026 di Aula DPMG Kab. Peserta Rakor, Sekdis DPMG, TAPM, PD dan PLD dengan agenda rapat : 1. Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG 2. Penyampaian progress penginputan Bumdes berbadan Hukum 3. Sosialisasi penggunaan DRP V3 4. Penyampaian progres Input data Peningkatan Kapasitas Penyaampaaian Laporan Progres Adm. DDS dan ADG dari DPMG disampaikan oleh Sekretaris DPMG yaitu : Penyaluran Dana Desa, ADG dan DBH. Penyaluran Dana desa tahap 1 sudah semua desa yaitu 321 desa dan masih ada 7 desa lagi yang belum bisa menggunakan dana desa karena belum melakukan posting APBG. Penyaluran Dana Desa tahap II SP2D yang sudah terbit 144 desa, sedangkan ADG dapat diajukan setiap bulan selama 12 bulan dan DBH untuk alokasi semua desa sudah ada hanya menunggu terbitnya perbup tentang penetapan DBH.  Penyampaian progres bumdes berbadan hukum yaitu menyampaikan jumlah Bumdes...
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM meresmikan dan menyerahkan Rumah Layak Huni (RLH) bantuan dari Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) kepada masyarakat di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat pada Rabu (19/8/2026). Tujuan Program ini adalah membantu fakir miskin dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di wilayah Aceh Barat. Bupati Aceh Barat mengapresiasi inisiatif Forum Tokoh Peduli Aceh Barat yang menghimpun masyarakat untuk bergotong royong membantu warga kurang mampu. Beliau berharap gerakan tersebut terus berkembang hingga menjangkau tingkat kecamatan sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat.  forum TPAB  menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di Aceh Barat untuk bersedekah secara ikhlas. Sedekah yang dikumpulkan berasal dari masyarakat dengan nominal beragam, mulai dari Rp100 ribu, Rp500 ribu hingga Rp1 juta   Bupati Aceh Barat juga berharap keberadaan forum tidak hanya terbatas pada bantuan rumah duafa, tetapi dapat diperluas unt...