Skip to main content

Posts

Bumdesa Beudoh Beusare Desa Cot Mesjid Kec Samatiga Panen ikan lele

Di tengah tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat, desa kita turut berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah pengembangan budidaya ikan lele, yang telah menunjukkan hasil positif dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa. Pengelolaan usaha ini dilakukan secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa), sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal. Bumdesa tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga sebagai motivator dan pendukung utama dalam pengembangan budidaya ikan lele ini. Dengan pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap peralatan dan pakan berkualitas, masyarakat desa mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas ikan lele yang mereka hasilkan. Ikan lele yang dipanen adalah ikan yang sudah cukup masa peliharaannya yaitu 3 bulan dan diperkiraan dalam 1 kilogram bias mencapai 6-8 ekor. Panen perdana ini menghasilkan 200 Kg dan masih ada ikan lel...

Menyikapi Musibah dengan Kebersamaan

Musibah, tidak ada yang mengharapkan nya namun kehendak sang kuasa pasti dan tak bias dielakkan, namun dibalik musibah pasti ada hikmah yang diberikan, kita diuji untuk tetap bersabar dan yakin akan kehendak Allah, musibah memang sesuatu yang tidak diharapkan dan sering kali datang tanpa diduga. Namun, sebagai umat yang beriman, kita percaya bahwa setiap takdir dan kehendak Allah memiliki hikmah dan pelajaran tersendiri. Di balik musibah, kita diajarkan untuk tetap bersabar, tawakal, dan yakin bahwa Allah memiliki rencana terbaik di balik segala ujian-Nya. Peristiwa kebakaran rumah salah seorang warga di Kecamatan Woyla Timur pada Sabtu pukul 21.00 WIB adalah contoh nyata betapa cepatnya musibah bisa terjadi dan bagaimana kekompakan serta kepedulian masyarakat sangat penting. Meski kebakaran disebabkan oleh arus listrik dan menghanguskan seluruh bangunan termasuk atap plafon, bantuan warga yang cepat dan sigap sangat berarti, sehingga api dapat dipadamkan sebelum merambah ke bagian lai...

Di Balik Jalan Terjal, Ada Harapan yang Harus Diperjuangkan

Pagi itu kami memulai perjalanan dengan satu tujuan , menghadiri Rembuk Stunting di Gampong Bukit Jaya, Kecamatan Meureubo. Perjalanan yang tampak sederhana di atas peta, ternyata menyimpan begitu banyak cerita. Jalan berbatu, tanjakan yang curam, serta medan yang licin dan berliku menjadi teman sepanjang perjalanan. Kendaraan harus melaju perlahan, sesekali harus kami p astikan jalan masih aman dilalui. Di tengah perjalanan, kami menyadari bahwa perjuangan ini bukan sekadar tentang menempuh jarak. Lebih dari itu, perjalanan ini mengajarkan arti sebuah tugas yang sedang dijalani . Bahwa untuk menjangkau masyarakat yang berada di pelosok, dibutuhkan ketulusan, kesabaran, dan tekad yang tidak mudah goyah. Setiap guncangan kendaraan di atas jalan berbatu seolah mengingatkan kami bahwa masih ada saudara-saudara kita yang setiap hari hidup dengan berbagai keterbatasan. Mereka tetap bertahan, tetap berharap, dan tetap percaya bahwa pembangunan akan sampai ke desa mereka. Karena itulah, tida...

Wujud Kepedulian Pemerintah Terhadap Petani

Suak Raya – Semangat kebersamaan kembali terlihat di Gampong Suak Raya melalui pelaksanaan kegiatan gotong royong yang berlangsung di Jalan Balai Desa . Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Gampong Suak Raya , tokoh masyarakat, hingga Kelompok Tani Suak Raya. Gotong royong tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani yang lahannya terdampak genangan air akibat meluapnya air laut. Genangan yang terjadi berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman padi bahkan menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta bekerja sama membersihkan dan membuka saluran drainase serta membantu mempercepat pengeringan air yang menggenangi area persawahan. Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan air dapat mengalir dengan lancar sehingga sawah petani kembali kering dan tanaman padi terhindar dari ancaman banjir. Kegiatan gotong royong ini bukanlah kegiatan yang dilakukan hanya sekali. Pemerintah Gampong Suak...

Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk persiapan rembuk stunting

Rakor bersama KPM ini di dilaksanakan oleh TPP Kecamatan Woyla Barat bersama pihak Kecamatan Woyla Barat dan mengundang sebanyak 24 orang KPM yang ada di desa dalam Kecamatan Woyla Barat. Tujuan Rakor ini sangat penting dikarenakan KPM memegang peran sentral sebagai narasumber utama saat pelaksanaan Rembuk Stunting. Paparan yang disampaikan oleh KPM juga menjadi dasar bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam Konvergensi Pencegahan Stunting di tingkat desa. Pembukaan dan sambutan yang diberikan oleh Camat  Woyla Barat Bapak Kamaruddin, SE juga menjadi penyemangat bagi Kader Pembangunan Manusia.  Pihak kecamatan, yang dipimpin langsung oleh Camat, kedepannya akan mengadakan pertemuan rutin dan berkala dengan KPM, Aparat desa, dan Puskesmas untuk memantau kemajuan serta mengevaluasi program pelayanan Kesehatan.  Kecamatan juga akan Menggerakkan dinas terkait (seperti Puskesmas, bidan desa, dan Penyuluh Keluarga Berencana/KB) agar tur...

Bukan Sekadar Angka, Rp900 Ribu Pembawa Kelegaan bagi Warga Gampong Suak Nie

GAMPONG SUAK NIE – Gurat lelah di wajah lima warga Gampong Suak Nie seketika luruh saat melangkah keluar dari kantor desa pada Kamis (25/6/2026) siang. Di tangan mereka, tergenggam amplop berisi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp900.000—sebuah angka yang amat berarti bagi dapur mereka yang harus terus mengepul. Uang tersebut merupakan rapel bantuan periode April hingga Juni 2026, dengan rincian Rp300.000 per bulan. Di tengah impitan ekonomi, insentif tunai ini hadir bagai oase di tengah terik siang. Kawalan Ketat demi Transparansi Sejak pagi hari, suasana kantor desa sudah tampak sibuk namun tetap teratur. Penyaluran bantuan ini tidak dilepas begitu saja. Di sana, Keuchik Gampong Suak Nie, Syahrial, memantau langsung setiap warganya yang datang membawa berkas persyaratan. Tidak sendiri, Syahrial didampingi oleh jajaran para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Urusan (Kaur) desa. Kehadiran Pendamping Desa, Sariyatun, di lokasi juga mempertegas bahwa penyaluran modal stimulus ini b...

Bupati Aceh Barat Tinjau Program Ketahanan Pangan dan Gotong Royong di Gampong Kuta Padang

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,. MM. bersama Plt. Sekretaris Daerah Dr. Ir. Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN. Eng. beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Gampong Kuta Padang pada Jumat, 12 Juni 2026. Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan gotong royong bersama masyarakat serta peninjauan program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan oleh gampong setempat. Kegiatan diawali dengan gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Muspika kecamatan, perangkat gampong, serta masyarakat. Gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa semangat gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud...