Skip to main content

Posts

DPMG Aceh Barat Laksanakan Monitoring dan Evaluasi BUMG untuk Mendorong Penguatan Usaha dan Tata Kelola Keuangan Desa

  Aceh Barat — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sebagai upaya untuk mengetahui perkembangan usaha, meninjau pengelolaan kelembagaan, serta mengevaluasi pelaporan keuangan BUMG di wilayah Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan BUMG agar dapat berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, DPMG Aceh Barat mendorong agar BUMG mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian gampong serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Monitoring Perkembangan Usaha BUMG Dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, DPMG Aceh Barat meninjau perkembangan unit usaha yang dikelola oleh masing-masing BUMG, termasuk keberlangsungan kegiatan usaha, potensi pengembangan, serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Evaluasi perkembanga...

Kunjungan Tim PRR Kemendagri ke kecamatan Woyla: Pantau Pemulihan Pasca Banjir di Desa Ie Itam Baroh dan Ranto Panyang

Aceh Barat - Kecamatan Woyla menjadi fokus perhatian pemerintah pusat pasca bencana banjir 2025. Tim Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana (PRR) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melakukan kunjungan kerja langsung ke Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Jumat 9 Oktober 2026 Dalam kunjungan tersebut, Tim PRR Kemendagri didampingi oleh DPMG Kab, Camat Woyla, dan TPP, mengunjungi dua desa yang terdampak banjir pada akhir tahun 2025, yaitu Desa Ie Itam Baroh dan Desa Ranto Panyang. Kondisi di Lapangan Di Desa Ie Itam Baroh, tim meninjau langsung kerusakan infrastruktur jalan lingkungan, saluran drainase yang tersumbat lumpur sisa banjir, serta beberapa rumah warga yang masih dalam tahap perbaikan. Sementara di Desa Ranto Panyang, fokus peninjauan pada lahan persawahan warga yang sempat terendam dan fasilitas umum desa. Tim juga berdialog langsung dengan Keuchik, perangkat desa, dan warga terdampak. Namun karena kunjungan dilakukan setelah satu tahun setelah bencana maka kon...

Gampong Kuta Padang Perkuat Pangan Lewat KWT Sapeu Pakat

ACEH BARAT – P emerintah Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, memperkuat program ketahanan pangan dan ekonomi hijau melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Sapeu Pakat. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (SEHATi) yang digagas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Pelaksanaan program tersebut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pangan Aceh Barat, drh. Kamarlis Nur, bersama Tenaga Pendamping Profesional Kementerian Desa, Muammar Ikram,S.H . Pendampingan ini bertujuan memastikan potensi ekonomi masyarakat Gampong Kuta Padang terintegrasi dengan agenda nasional tersebut. Keuchik Gampong Kuta Padang, Syafrizal , menyampaikan bahwa pengembangan kawasan ekonomi terpadu dan agrowisata di wilayahnya menjadi salah satu fokus untuk mendukung Program SEHATi."Hari ini kita di kawasan pengembangan ekonomi terpadu dan agrowisata bersama ibu-ibu hebat KWT Sapeu Pakat ikut menyukseskan pr...

BUMG Usaha Meurata Lapang Kembangkan Budidaya Cabai Keriting, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan Gampong

Lapang — BUMG Usaha Meurata Gampong Lapang mulai merealisasikan pengembangan usaha di bidang perkebunan melalui budidaya cabai keriting. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Pemerintah Gampong, Pendamping Desa, dan pengurus BUMG dalam mengembangkan unit usaha yang produktif dan memiliki potensi ekonomi bagi gampong. tahap awal pelaksanaannya, BUMG Usaha Meurata memanfaatkan lahan seluas 1 hektare dengan menyiapkan sekitar 1.500 bibit cabai keriting. Saat ini kegiatan telah memasuki tahap persiapan dan pengolahan lahan sebagai langkah awal sebelum proses penanaman. Persiapan lahan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi lahan siap digunakan dan mendukung pertumbuhan tanaman. Pengurus BUMG bersama pihak terkait melakukan persiapan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan teknis budidaya cabai keriting. Pendamping Desa turut memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada Pemerintah Gampong serta pengurus BUMG, terutama dalam memastikan kegiatan berja...

Mentoring menjadikan Tenaga Pendamping Profesional lebih Mandiri

Aceh Barat - Mendampingi PD dan PLD dalam menyelesaikan tanggungjawab terhadap pelaporan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas Tenaga profesional dalam menjalankan tupoksi mereka. Pendampingan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dalam pelaksanaan pelaporan dan pemantauan Dana Desa dilaksanakan secara mandiri melalui kegiatan In Service Training (IST)  atau On the job Traingning (OJT), terutama pada penginputan Monev DD Kegiatan  IST ini dilakukan untuk memastikan PD dan PLD mampu melakukan penginputan Monev DD secara benar dan memahami setiap bagian yang akan di input. Pengisian Pemanfaatan Dana Desa pada Aplikasi Monev DD 2026 yang yang dilakukan sebagai upaya untuk pengendaian penggunaan dana desa.  IST yang sudah dilakukan yaitu Kecamatan Woyla barat, Arongan lambalek, Panton reu dan Johan pahlawan. IST Monev DD dimulai dari perencanaan , Penyaluran, APBDesa, dan pemanfaatan Danfa desa ya...

DPMG Sosialisasikan RKPG 2027, Dorong Perencanaan Gampong Tepat Waktu

RRI.CO.ID, Meulaboh   Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat melaksanakan Sosialisasi Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung secara maraton selama empat hari, mulai tanggal 7 hingga 10 September 2026, di Aula DPMG Aceh Barat, Meulaboh.  Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari DPMG Aceh Barat, salah satunya Kepala Bidang Pembangunan Mukim dan Gampong, Amri dan Pada Kegiatan tersebut diikuti unsur aparatur gampong, khususnya Kaur Perencanaan Gampong, serta Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan dan Pendamping Desa. Kabid Pembangunan Mukim dan Gampong, DPMG Aceh Barat Amri mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan gampong dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memastikan penyusunan RKPG Tahun 2027 dapat dilakukan secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan sosialisasi itu mengacu pada Peraturan Me...

Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Lapang melalui Budidaya Cabai

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di Gampong Lapang kecamatan Johan Pahlawan, Pendamping Desa melakukan koordinasi bersama Keuchik dan pengurus BUMDes/BUMG terkait persiapan dan pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman cabai. Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan program ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara terencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal terkait pelaksanaan kegiatan, antara lain kesiapan lokasi dan lahan, penyediaan bibit tanaman cabai, kebutuhan sarana dan prasarana, pengelolaan kegiatan, serta pembagian tugas dan tanggung jawab antara pihak-pihak yang terlibat. Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada Pemerintah Gampong dan pengurus BUMDes/BUMG agar kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan serta memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan keberlanjutan.  tanaman cabai diharapkan ti...
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM meresmikan dan menyerahkan Rumah Layak Huni (RLH) bantuan dari Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB) kepada masyarakat di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat pada Rabu (19/8/2026). Tujuan Program ini adalah membantu fakir miskin dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di wilayah Aceh Barat. Bupati Aceh Barat mengapresiasi inisiatif Forum Tokoh Peduli Aceh Barat yang menghimpun masyarakat untuk bergotong royong membantu warga kurang mampu. Beliau berharap gerakan tersebut terus berkembang hingga menjangkau tingkat kecamatan sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat.  forum TPAB  menjadi wadah bagi masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di Aceh Barat untuk bersedekah secara ikhlas. Sedekah yang dikumpulkan berasal dari masyarakat dengan nominal beragam, mulai dari Rp100 ribu, Rp500 ribu hingga Rp1 juta   Bupati Aceh Barat juga berharap keberadaan forum tidak hanya terbatas pada bantuan rumah duafa, tetapi dapat diperluas unt...

TPP dan HUT RI ke 81

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kecamatan Arongan Lambalek menggelar Upacara Bendera pada Minggu, 17 Agustus 2026 bertempat di Lapangan Kantor Camat Arongan LambalekUpacara dipimpin langsung oleh Bapak Camat Arongan Lambalek dan diikuti oleh seluruh unsur Forkopimcam, instansi vertikal, kepala desa, ASN, pelajar, dan masyarakat umum. Makna Kemerdekaan Tahun Ini   Tema HUT RI ke-81 "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju" mengajak kita memaknai kemerdekaan secara nyata. Kemerdekaan yang merakyat adalah ketika pembangunan dirasakan sampai ke desa, ketika ekonomi masyarakat kecil tumbuh, dan ketika kita tetap menjaga toleransi dan gotong royong. Pengibaran bendera di Arongan Lambalek hari ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan terus menyala dari Sabang sampai Merauke, termasuk di ujung Barat Aceh ini. HUT RI ke 81 ini  TPP Kec Arongan Lambalek  bersama seluruh pemerintahan Des...

Musyawarah Desa untuk Perencanaan Desa 2027

Musyawarah Desa Penyusunan RKPD dilaksanakan sebagai wadah bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama membahas serta menyusun rencana pembangunan desa. Dalam musyawarah ini, masyarakat menyampaikan usulan, kebutuhan, dan prioritas pembangunan yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan RKPD Desa. Kegiatan berlangsung secara terbuka melalui diskusi dan kesepakatan bersama, sehingga rencana pembangunan yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat desa. Musyawarah Desa Penyusunan RKPD diikuti oleh pemerintah desa, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan perempuan, kader desa, serta unsur masyarakat lainnya. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kebutuhan dan permasalahan desa secara lebih lengkap serta memastikan perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif.   Melalui musyawarah ini, diharapkan dapat diperoleh kesepakatan mengenai usulan dan prioritas pe...

Rapat Kordinasi Persiapan Penilaian Desa Berkinerja Baik Dalam Konvergensi pencagahan dan percepatan penurunan stunting

Sebagai wujud apresiasi terhadap desa-desa yang telah berkomitmen dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S), Direktorat Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan akan mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi P3S di Desa kepada Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kegiatan ini merupakan tahap awal untuk menyamakan persepsi terhadap Panduan Mekanisme Penilaian Kinerja Desa dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 yang telah disempurnakan. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan angka stuntin...

Bumdesa Beudoh Beusare Desa Cot Mesjid Kec Samatiga Panen ikan lele

Di tengah tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat, desa kita turut berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah pengembangan budidaya ikan lele, yang telah menunjukkan hasil positif dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa. Pengelolaan usaha ini dilakukan secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa), sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal. Bumdesa tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga sebagai motivator dan pendukung utama dalam pengembangan budidaya ikan lele ini. Dengan pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap peralatan dan pakan berkualitas, masyarakat desa mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas ikan lele yang mereka hasilkan. Ikan lele yang dipanen adalah ikan yang sudah cukup masa peliharaannya yaitu 3 bulan dan diperkiraan dalam 1 kilogram bias mencapai 6-8 ekor. Panen perdana ini menghasilkan 200 Kg dan masih ada ikan lel...

Menyikapi Musibah dengan Kebersamaan

Musibah, tidak ada yang mengharapkan nya namun kehendak sang kuasa pasti dan tak bias dielakkan, namun dibalik musibah pasti ada hikmah yang diberikan, kita diuji untuk tetap bersabar dan yakin akan kehendak Allah, musibah memang sesuatu yang tidak diharapkan dan sering kali datang tanpa diduga. Namun, sebagai umat yang beriman, kita percaya bahwa setiap takdir dan kehendak Allah memiliki hikmah dan pelajaran tersendiri. Di balik musibah, kita diajarkan untuk tetap bersabar, tawakal, dan yakin bahwa Allah memiliki rencana terbaik di balik segala ujian-Nya. Peristiwa kebakaran rumah salah seorang warga di Kecamatan Woyla Timur pada Sabtu pukul 21.00 WIB adalah contoh nyata betapa cepatnya musibah bisa terjadi dan bagaimana kekompakan serta kepedulian masyarakat sangat penting. Meski kebakaran disebabkan oleh arus listrik dan menghanguskan seluruh bangunan termasuk atap plafon, bantuan warga yang cepat dan sigap sangat berarti, sehingga api dapat dipadamkan sebelum merambah ke bagian lai...

Di Balik Jalan Terjal, Ada Harapan yang Harus Diperjuangkan

Pagi itu kami memulai perjalanan dengan satu tujuan , menghadiri Rembuk Stunting di Gampong Bukit Jaya, Kecamatan Meureubo. Perjalanan yang tampak sederhana di atas peta, ternyata menyimpan begitu banyak cerita. Jalan berbatu, tanjakan yang curam, serta medan yang licin dan berliku menjadi teman sepanjang perjalanan. Kendaraan harus melaju perlahan, sesekali harus kami p astikan jalan masih aman dilalui. Di tengah perjalanan, kami menyadari bahwa perjuangan ini bukan sekadar tentang menempuh jarak. Lebih dari itu, perjalanan ini mengajarkan arti sebuah tugas yang sedang dijalani . Bahwa untuk menjangkau masyarakat yang berada di pelosok, dibutuhkan ketulusan, kesabaran, dan tekad yang tidak mudah goyah. Setiap guncangan kendaraan di atas jalan berbatu seolah mengingatkan kami bahwa masih ada saudara-saudara kita yang setiap hari hidup dengan berbagai keterbatasan. Mereka tetap bertahan, tetap berharap, dan tetap percaya bahwa pembangunan akan sampai ke desa mereka. Karena itulah, tida...

Wujud Kepedulian Pemerintah Terhadap Petani

Suak Raya – Semangat kebersamaan kembali terlihat di Gampong Suak Raya melalui pelaksanaan kegiatan gotong royong yang berlangsung di Jalan Balai Desa . Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Gampong Suak Raya , tokoh masyarakat, hingga Kelompok Tani Suak Raya. Gotong royong tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani yang lahannya terdampak genangan air akibat meluapnya air laut. Genangan yang terjadi berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman padi bahkan menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta bekerja sama membersihkan dan membuka saluran drainase serta membantu mempercepat pengeringan air yang menggenangi area persawahan. Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan air dapat mengalir dengan lancar sehingga sawah petani kembali kering dan tanaman padi terhindar dari ancaman banjir. Kegiatan gotong royong ini bukanlah kegiatan yang dilakukan hanya sekali. Pemerintah Gampong Suak...

Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk persiapan rembuk stunting

Rakor bersama KPM ini di dilaksanakan oleh TPP Kecamatan Woyla Barat bersama pihak Kecamatan Woyla Barat dan mengundang sebanyak 24 orang KPM yang ada di desa dalam Kecamatan Woyla Barat. Tujuan Rakor ini sangat penting dikarenakan KPM memegang peran sentral sebagai narasumber utama saat pelaksanaan Rembuk Stunting. Paparan yang disampaikan oleh KPM juga menjadi dasar bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam Konvergensi Pencegahan Stunting di tingkat desa. Pembukaan dan sambutan yang diberikan oleh Camat  Woyla Barat Bapak Kamaruddin, SE juga menjadi penyemangat bagi Kader Pembangunan Manusia.  Pihak kecamatan, yang dipimpin langsung oleh Camat, kedepannya akan mengadakan pertemuan rutin dan berkala dengan KPM, Aparat desa, dan Puskesmas untuk memantau kemajuan serta mengevaluasi program pelayanan Kesehatan.  Kecamatan juga akan Menggerakkan dinas terkait (seperti Puskesmas, bidan desa, dan Penyuluh Keluarga Berencana/KB) agar tur...

Bukan Sekadar Angka, Rp900 Ribu Pembawa Kelegaan bagi Warga Gampong Suak Nie

GAMPONG SUAK NIE – Gurat lelah di wajah lima warga Gampong Suak Nie seketika luruh saat melangkah keluar dari kantor desa pada Kamis (25/6/2026) siang. Di tangan mereka, tergenggam amplop berisi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp900.000—sebuah angka yang amat berarti bagi dapur mereka yang harus terus mengepul. Uang tersebut merupakan rapel bantuan periode April hingga Juni 2026, dengan rincian Rp300.000 per bulan. Di tengah impitan ekonomi, insentif tunai ini hadir bagai oase di tengah terik siang. Kawalan Ketat demi Transparansi Sejak pagi hari, suasana kantor desa sudah tampak sibuk namun tetap teratur. Penyaluran bantuan ini tidak dilepas begitu saja. Di sana, Keuchik Gampong Suak Nie, Syahrial, memantau langsung setiap warganya yang datang membawa berkas persyaratan. Tidak sendiri, Syahrial didampingi oleh jajaran para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Urusan (Kaur) desa. Kehadiran Pendamping Desa, Sariyatun, di lokasi juga mempertegas bahwa penyaluran modal stimulus ini b...